My Memo My History "Welcome My Memo"

2 Jul 2011

CerBung "Mencoba sebuah permulaan yang baru" Part 1

Dunia ini kejam, kehidupan ini menyakitkan, tapi itu merupakan sebuah takdir yang harus dijalani dan tak bisa dihindari. Sekejap mata kebahagiaan bisa menjadi penderitaan dan duka yang menyiksa. Semua penuh warna, semua berbagai rasa, itu lah hidup...
Seorang sastrawan pernah berkata ”Hidup ini adalah keyakinan dan perjuangan, dan perjuangan seorang mukmin sejati tidak akan berhenti kecuali ketika kedua telapak kakinya telah menginjak pintu syurga...”
Hidup ini adalah sebuah pilihan dan kematian merupakan tujuan yang pasti. Namun kita tak tahu kapan waktu itu terhenti untuk kita bernafas dan merasakan pelangi kehidupan yang terlukis untuk dinikmati.
Berawal dari kisah cinta yang kandas adalah awal dari hidup yang tragis. Sekali, dua kali dan tiga kali kisah cinta itu berakhir menyakitkan hingga keluar kata-kata “Jera” untuk memulai lagi kisah cinta, namun itu lah aku yang terlalu gampang untuk membuka diri untuk hal yang namanya cinta.
Tadinya hanya sekedar pelampiasan karena berkali-kali tersakiti tapi malah berujung kisah cinta mati yang mematikan. Luar biasa cinta yang dijalani seiring waktu itu, perlahan tumbuh dan terus tumbuh bagai pohon yang menjulang tinggi.
Sesosok wajah yang polos, apa adanya, sederhana yang pertama ku lihat di event musik dikota baru. Dia salah satu personil D’reen yang tampil diacara tersebut, bassis nya D’reen. Padahal tujuan ku kesana hanya untuk melihat Galuh mantan pacar yang baru beberapa minggu putus dengan ku. Benci tapi ingin bertemu meski hanya bisa melihat nya saja. Kebetulan saat itu jam kuliah kosong, Eka teman satu kampus dan satu kontrakan dengan ku mengajak ku ke event itu. Aku, Eka dan satu lagi Wina yang baru ku kenal hari itu ternyata mantan kekasihnya Bassis D’reen. Aku berdua dengan Wina satu motor sedangkan Eka dengan pacarnya, Ryan. Diperjalanan kami ngobrol-ngobrol untuk pendekatan satu sama lain. Wina malah sempat menjodohkan ku dengan mantan nya itu, Bassis D’reen. Tapi aku langsung nolak dan berkata “Ah gak mungkin dong aku pacaran sama mantan pacar teman sendiri”. Wina ternyata tidak begitu lama putus dengan Bassis D’reen itu yang dia panggil “Ptok”.
Ditempat acara kami ngumpul-ngumpul dibelakang panggung, diseputaran tugu yang menyerupai tugu monas. Kebetulan panggungnya diposisikan ditengah jalan tol yang membelakangi tugu itu. Ada aku dan teman-teman yang lain disana, ketika lagi asyik-asyiknya melihat kearah panggung tiba-tiba Galuh berdiri tidak terlalu jauh dari ku, aku sedikit merasa salah tingkah padahal saat itu status kami sudah berakhir dan malah tidak teguran sama sekali satu sama lain. Kebencian yang ia buat mebuat aku sedikit acuh tapi aku rindu dan berusaha tuk cari perhatiannya. Aku lalu memutar tubuh ku 60 derajat° dari posisi aku berdiri dan menghadap ke arah Wina dan Ptok yang kebetulan lagi duduk diatas dataran tinggi yang mengelilingi tugu. Secara spontan Ptok melirik ku dan sambil mengangkat wajahnya dengan satu alisnya naik mengarah kepada Galuh seakan memberi isyarat pada ku ada Galuh disana. Aku pura-pura gak peduli dan sedikit mencibirkan bibir tapi berharap dia memperhatikan ku.
Sore itu mulai gelap, senja-senja mulai menepi, acara pun telah berakhir. D’reen lagi asyik fhoto-fhoto, bahkan aku juga ikut-ikutan jepret-jepret bareng mereka, seperti artis top indonesia saja. Akhirnya lelah ku mulai memaksa ku untuk pulang kerumah dan melepaskan semua penat yang seharian itu ku jalani. Malam semakin larut, aku pun terbuai oleh mimpi-mimpi panjang hingga pagi menyambut ku kembali.
“Pagi dela...” Sapa Eka.
“Pagi juga” Balas ku dengan sikap malas karena baru bangun tidur.
“Oya, kamu dapat salam tuch dari Aries” tiba-tiba eka mengejutkan ku ucapannya.
“Arie? Siapa mangnya?” Tanya ku panasaran.
“Itu yang mantannya Wina, yang pakai kemeja hitam, ada tai lalat dipipi kanannya” sambil tersenyum eka menyampaikan nya.
“Oo....namanya Aries, bukan nya Ptok?”
“iya itu nama aslinya, Ptok itu nama akrab temen-temen”
“Mmm...ngapain dia salam sama aku, bukan nya dia pacar Wina?”
“Itu kan dulu, sekarang kan cuma mantan jadi dia salam sama kamu”
“Ah jadi gak enak ma Wina, ya dech salam balik” Jawab ku masih agak terlihat malas.
“oya, besok malam D’reen nampil di Karya, kamu ikut gak?” Eka tiba-tiba teringat dan berbicara lagi setelah beberapa menit pembicaraan terputus.
“”Ntar disana ada Galuh loh......” Sambung Eka memberi pancingan kepada ku.
Aku hanya senyum-senyum malu sambil melangkah kekamar mandi meninggal kan Eka.
“Ayo la Del....ntar kamu bisa bareng Aries aja kesana, yach itung-itung bisa ketemu Galuh. Kan gak ada ruginya” teriak Eka dari ruang nonton yang tidak terlalu jauh dari kamar mandi.
“Iya iya...Cerewet, ntar aku ikut” Teriak ku dari kamar mandi.

Malamnya aku tiba-tiba dapat pesan dari nomor yang tidak dikenal. Pesan nya sedikit sopan dan tidak terlalu membosankan untuk dibaca.
“Malam, gi ngapain? Mmm...ganggu gak ne. Ne Dela kan? Aku Aries” Sms dari aries singkat.
Aku kaget ketika membaca isi pesan itu. “Kok dia tau nomor ku, pasti ini kerjaan Eka, emang dasar ne anak, gak ada kerjaan” gerutu ku sambil senyum.
Berawal dari sms’an kami mulai sedikit saling mengenal satu sama lain sampai ujung-ujungnya aries mengajak ku untuk ikut nonton event besok malam. Aku gak bisa nolak, yach...itung-itung dapat teman juga kan. Dia pun janji akan menjemput ku pukul 7 malam. Setelah kami mengakhiri sms kami, aku pun mulai gak sabaran menunggu hari esok. Apa karena aku akan dijemput aries atau ingin bertemu Galuh? yang jelas aku begitu senang.
***

Sebelum jam 7 malam Aku sudah siap-siap menunggu jemputan, sedangkan Eka sudah berangkat duluan dari tadi dengan Ryan. Malam itu aku sedikit sporti, kaos hitam dan jeans hitam, rambut diikat tinggi, berponi dan memakai kaca mata berbingkai putih. Tak lama menunggu aku mendapat sms dari aries.
“Aku udah datang, tapi gak tau rumah nya yang mana. Kamu bisa keatas sekarang gak?” pinta aries.
“Ok” balas ku singkat sambil berjalan keatas soalnya rumah kontrakan ku terpencil dari rumah yang lain, melewati beberapa pohon yang rimbun menyerupai rimba kecil yang tanah nya sedikit jurang. Aries sedikit terkesan dengan penampilan ku, dia juga sedikit nervous ketika bilang “Mmm...Udah siap?”, aku hanya mengangguk pelan sambil tersenyum. Didalam perjalanan kami hanya terdiam mungkin karena merasa belum terbiasa. Aries yang membawa jupiter merah masih terlihat biasa-biasa saja, sederhana, polos, dan kelihatan nya baik.
Sesampainya ditempat acara, teman-teman aries belum ada yang datang. Kami menunggu dan sekali-kali membicarakan tentang diri masing-masing. Meski bingung mau membicarakan apa tapi kami berusaha untuk saling berbagi cerita, agar tidak terlalu vaccum. Disekitar masih terlihat sepi, hanya ada beberapa cruew pelaksana event dan beberapa penonton disisi-sisi yang berbeda. Eka yang tadi lebih dulu berangkat juga belum sampai dilokasi acara. Tak lama kami terdiam sejenak, datang lah satu persatu dari mereka, tapi tak ku lihat ada Galuh, dimana dia? Sepertinya aku tak kan melihatnya malam ini. Aku berusaha melupakan tentang nya sejenak, ada aries yang bisa membuat ku sedikit melupakan masalah ini. Meski acara nya tidak terlalu besar namun aku bahagia bisa berada ditengah-tengah teman-teman D’reen yang lainnya. Event yang hanya sampai pukul 22.00 WIB pun berakhir, kami pun meninggalkan lokasi tersebut. Diperjalanan aku mengajak aries untuk mampir dulu didaerah Gubernuran, Telanai. Duduk sambil menikmati keramaian kota, aries pun menawarkan ku minum Beberapa selang waktu kemudian entah kenapa tiba-tiba aku perlahan mulai menceritakan tentang Galuh, seakan aku butuh sandaran saat ini. Air mata ku menetes tanpa henti, sakit itu benar-benar terasa tapi perlahan lepas begitu saja disaat aku disamping aries. Tangan nya mengelus-elus pundak ku, berusaha menenangkan ku dari isak tangis akan sakit yang ku rasa karena kekecawaan itu. Jujur aku benar-benar merasa nyaman dan seakan ingin memeluk nya tapi aku tak mampu melakukan nya karena aku bukan lah siapa-siapa baginya lagian aku hanya beberapa hari mengenalnya. Tiba-tiba handphone nya berdering, ada satu pesan singkat dari teman nya, Deky keyboard nya D’reen. “Tok, lagi dimana? Aku mau bawa motor ne, nyokap udah nelphone dari tadi nyuruh aku pulang, katanya ada hal penting”, aries pun mengantar ku pulang kerumah.
***

Keesokan hari nya ntah apa yang memicu ku mulai memikirkan aries, pikiran ku tentang Galuh perlahan memudar dengan kehadiran arie,s hari itu minggu, 06 Juli 2008 aku kemudian mengundang aries datang kerumah dan dia pun datang dengan senang hati. Aries terlihat begitu semangat dan berseri-seri saat datang, kami pun berbagi berbagai cerita, kisah ku dan kisah nya hingga terlena oleh keasyikan memory yang mengukir seperti kisah dalam cerita dongeng yang melewatkan waktu-waktu yang bergulir silih berganti.
Sesaat sedih ku kembali terkuak dari lubuk yang tadi nya terbenam dalam kini kembali kepermukaan ketika cerita ku mengalir seiring nama Galuh. aku yang butuh sandaran menjadikan aries sebagai sasaran. Kurebahkan tubuh ku dipundaknya, perlahan mencoba mendekap ke dadanya lalu menangis sepuasnya. Dapat kurasa kan nafasnya yang tak beraturan, detak jantungnya pun begitu terasa seakan getarannya tembus sampai ke jantung ku. “Nyamannya....” bisik ku sampai aku tak mendengarkan ucapan ku sendiri. Kehangatan tubuh nya memberikan terapi yang menyejukkan hati, bahagianya perasaan ku. Bahkan aroma tubuhnya masih ku ingat sampai saat ini, menyejukkan jiwa ku, damai dan aku ingin terlelap dengan mimpi indah seperti tak ingin bangun lagi dari asa yang begitu fantastic.
Kenapa aku mulai berpikir “Sebuah harapan baru”, kenapa harapan itu begitu nyata tapi tak mampu ku gapai, ku peluk erat tubuh aries, ku tanyakan hati ku yang masih luka, “Seberapa ingin aku mencoba tuk memulai lagi kisah cinta ku?”, namun tak kusadari sebelum hati ku bisa menjawab bibirnya spontan sudah menyentuh bibir ku, melumutnya lembut sampai aku tersentak dan tersadar dari apa yang kami lakukan.
“Dia mencium ku”...........

To be continue............

21 Jun 2011

jadi ikutan heboh

Krog kok...Krog kok..... (Suara Kodok)
kurang lebih seperti itu la bunyi kodok lagi sakit gigi,
nada dering untuk SMS masuk di HP ku
Ada yang SMS dari temen, nama dikontak tertulis "Upil"
abis hobi nya tiap waktu ngupil mulu, ampe tu hidung udh lebar, dua jempol kaki ja jebollllll.
"Na...Ntar malm da Gerhana Bulan, liat ya...."
Belum sempat dibalas,
Krog kok...Krog kok..... (Suara Kodok) berdering lagi suara yang sama, tanda SMS masuk tapi dari orng yg berbeda, "Kutil" nama yang tertera disana.
kenapa aku bilang kutil? karena badan nya gembung2 kayk kutil semua dari atas ampe bawah
gak jelas mana pantat, mana payudara, mana pipi.......
"Gerhana Bulan Oiiii....Siap2 ntar malam" seperti nya lagi teriak2 disana ketika nulis SMS nya.
Baru saja mau ku letakkan HP ku, berdering lagi untuk yang ke-3 kali nya
kali ini sedikit berbeda dg bunyi nya, ada musik nya....


"Kau bilang  pada ku, kau ingin bertemu.....
ku bilang pada mu oOo..ya nanti dulu, 
aku lagi sibuk sayank, aku lagi kerja sayank, 
untuk membeli beras dan sebongkah berlian.....
sayank aku bukan la bang toyib yang tak pulang-pulang
yang tak pasti kapan kan datang......"


angkat gak....angkat gak..angkat gak.....???
angkat ja lah, kasian capek-capek udah niat mau NLP,
lagian jarang-jarang juga kan ada yang mau NLP aku.
"Mmm...iya halooo...." biar terkesan cuek gitu, n di bilang cOol gitu
"Naaa.....ni aku. ntar malam ada Gerhana Bulan........" (Gedubraaakkkkkkk)
kirain ada yg ngajak kenalan atau apa gitu yg penting2 bngettttt.
perasaan kenal ne suara cempereng.
"kenpa se pada heboh smua, perasaan biasa ja tu Gerhana Bulan, aku ja Datang bulan biasa ja....."
"Eee....ya beda lah, ne Gerhana paling bersejarah yang ditunggu-tunggu, Gerhana Bulang terlama sepanjang abad"
"klau udah lihat, napa?"
"ya buat lihat-lihat ja....kamu kan gak pernah lihat gerhana bulan selama hidup kamu"

*4 jam kemuadian
Keluar gak ya...?
Keluar gak, keluar gak, Keluar gak......???
Udah la Keluar ja, gak da rugi nya juga kan cuma lihat bentar.
iya se aku gak pernah lihat Gerhana Bulan atau pun Gerhana Matahari selama hidup ku
Kecuali kedatangan bulan, hampir tiap bulan aku ketemu
pas mau duduk di teras, beberapa menit menjelang Gerhana Bulan muncul "Weeeeaaaakkkkk"
Lembek-lembek basah sdikit masih hangat karena tertekan bagian dalam nya,
aroma nya perlahan semerbak bak bunga sedap malam yang gagal reproduksi
"oooo...tangan kuuuuu dapat rejeki di mlm ini......"
(Anjritttttt tai ayammm)
ternyata ini yang ku dapat dari Gerhana Bulan

"hahahaha....GARINGGGG"

26 Jul 2010

Amarah

 Tamparan yang pelan tapi menykitkan
Membuat terbakar seperti terpanggang hidup-hidup
Amarah itu seperti matahari sejengkal di kepala
kulit-kulit melepuh pedih sampai ke jantung
Kehausan menjadi tujuan yang harus dipenuhi
Berlari tanpa tujuan bukan lagi halangan untuk tetap memaksa hati
tujuan itu membentang bak permadani
hanya meniti satu demi satu duri langkah itu tak kan surut untuk menggapainya
mungkin akan sedikit berdarah
tapi pengorbanan akan menghasilkan hasil yang luar biasa
seperti para musafir yang berjalan tanpa alas kaki
mengitari padang pasir yang tak berujung

25 Jul 2010

Senja


secercah senja jingga mewarnai langit
perlahan mentari mulai terbenam seakan meneggelamkan bumi
masih ku rasa hangat nya sisa-sisa terakhir cahaya nya
dimana aku berdiri bersama mu menatap masa depan yang indah

ada rasa yang sama yang tak bisa kita ungkapkan
ada perasaan yang indah tapi tak bisa kita gambarkan
ada kerinduan yang begitu dalam yang tak bisa kita bayang kan
semua berawal dari sebuah kata
"CINTA"

sedikit asa sudah cukup untuk ku merangkai makna
segenggam suka mungkin mampu merubah segalanya
butuh kepastian yang nyata untuk perasaan kita
hanya ada satu dari dua hal yang menyatu
membentuk sebuah hati dari mimpi yang terpatri
ingin saling memiliki


mmm....
wangi nya keindahan bak mawar muda yang baru merkah
kuncup nya menyebarkan semerbak aroma penuh arti
yang tertulis tentang kau, aku dan kisah kita


Remuk


dengan hitungan hari
waktu terasa begitu cepat berlalu
detik-detik melewati menit yang menakutkan
ada aku, sunyi dan kerinduan
sulit melukiskan ketika aku harus mengucapkan kata berpisah
sedang kan hati ku berkata lain

aku menciptakan pedih ku sendiri
hingga sakit itu tumbuh seperti pohon berduri
kini aku merangkak untuk terus berjalan membawa sebelah hati ku yang remuk
satu dari sekian banyak nya kepingan hilang bertebaran entah kemana terbawa badai
aku merintih perih tanpa air mata
namun aku harus kuat untuk membuktikan bahwa cinta ku hidup selamanya

aku yang menciptakan dari sekian banyak cerita itu
cerita yang penuh air mata dan lara
aku yang membuat cerita itu menjadi sebuah mimpi buruk untuk malam ku
hingga aku takut untuk menutup mata ku sendiri meski hanya sedetik saja
seakan malam menjadi musuh ku yang paling mengerikan saat ini

ku coba melawan rasa takut itu
mencoba tetap bertahan dalam kegelapan meski tanpa dirimu lagi
tapi aku terlalu rapuh untuk berdiri diatas kaki ku sendiri
dan aku butuh tongkat 
tapi tongkat itu malah patah oleh kecerobohan ku sendiri

kini aku dilema
aku terlalu banyak menghabiskan waktu hanya untuk memikirkan kesalahan ku
sampai ku sadari aku benar-benar hampa


14 Jul 2010

Mahasiswa Malas




datang....
duduk.....
diam.....
bengong.....

melototi dengan tatapan kosong

perut bergetar seperti gelombang
alunan keroncong

ketika mendengar ia melolong


o...dasar kedondong

tolong dong gendong
letih disini ingin menggonggong

2 Jul 2010

Bayangan





Untuk menutupi sebuah luka yg ternganga

Sesengguhnya



Cinta yg Sesungguhnya adalah sebuah "pengorbanan"

Tp tak smua yg harus kita korban kan
Meski telah ada yg terkorbankan

Cinta sesungguhny adalah sebuah perasaan yg tak kan berubah 
meski apa pun yg terjadi
Meski ia tlah dimiliki
Meski kau disakiti
Meski kau ditinggal mati
Karna cinta itu sebuah kata yg abadi
Sebuah rasa yg tak kan pernah basi
Meskipun dunia harus terhenti
Itu lah "cinta sejati"

Jangan pernah berkata rasa yg kau punya itu nyata 
hingga kau anggap itu lah cinta
Sedangkan kau sendiri lemah oleh kenyataan
kau kalah oleh ego mu,ego ku,ego kita
Itu yg kau sebut cinta?

Kau kalah...
Kekalahan mu membuat aku pun kalah terhadap perasaan ku sendiri
Kau hanya pengecut
Pengecut mu membuat ku menjadi kecut
Dan mengerut

24 Mei 2010

Melawan Rasa Takut

Pejuang cinta menyelinap masuk,
sembunyi dibalik kegelapan kamar saat semua terlelap.
Cemas dan takut menjadi tantangan.
hanya bisikan lembut mu yang terdengar ditelinga ku
sambil manarikkan sebuah selimut kecil
untuk menutupi tubuh mungil yang menggigil :
"jangan cemas, semua akan baik-baik saja".

ditatapnya aku penuh rasa iba
lalu ia meneteskan air mata seraya berkata :
"kasihan engkau wahai kekasih,
tak seharusnya melewati saat-saat sulit seperti ini,
sekarang biarkan tubuh lelah mu terbring, pejam kan lah mata mu hingga pagi datang kembali"

21 Mei 2010

The Letter For My Love

Cinta kadang datang dan pergi

Banyak hal yang menyelimuti rasa cinta

Cinta berawal dari kasih sayang yang bersatu

membentuk sebuah cinta

Ketika cinta pergi, Sulit untuk menerima, mengapa bisa pergi?

Dan disaat itu juga rasa sakit menghampiri

Tapi cinta membuat suatu menjadi indah dan bahagia

Meski pun cinta itu telah pergi

Tiada penyesalan walau harus sakit dan menangis disetiap malam

Karena dia datang dengan ketulusan dan tanpa paksaan dari siapa pun

Walau cinta itu tak pernah kembali

Tapi kasih sayang yang tumbuh bersemi didalam nya

Akan selalu ada dan terukir indah manis di hati

Walau begitu aku tetap merasa bahagia dengan cinta itu

Karna aku pernah merasakan cinta yang tulus dan suci yang diberikan dari orang yang tercinta dan terkasih yaitu

Kau…..

“Selamat Ulang Tahun”

Buat kamu yang terindah

Yang selalu ku rindu

Yang pernah ada dan mengisi hari-hari ku

Banyak hal yang ku rasakan selama bersama mu

Banyak kenangan lucu, senang, canda, tawa,

Bahkan tangis, cemburu, amarah, dan benci ikut mewarnai perjalanan cinta kita diwaktu itu.

Kau banyak memberi ku inspirasi dan semangat yang tinggi

Dalam menjalani keras nya kehidupan

Tiada kata yang mampu terucap untuk menilai semua itu

Karena benar-benar tak ternilai harganya

Dan itu lah pengalaman cinta terhebat yang pernah ada dalam hidup ku

Entah sampai kapan aku akan menemukannya lagi

Kini aku hanya bisa meratap dan menyesali

Atas segala sikap egois ku disetiap celah waktu

Saat aku merindukan mu

Aku hanya bisa membayangkan masa-masa indah itu,

Yang sulit dan tak kan pernah terlupakan

Semoga kau bahagia dengan orang yang mengisi hari-hari mu nanti

Mencintai karena kekaguman atau pesona itu hal yang mudah

Tapi mencintai karena kekurangan nya itu hal yang tersulit

Dan itu ada pada diri mu

Cari lah yang terbaik yang mengerti akan diri mu

Jaga diri mu baik-baik karena kau lah yang terbaik

Meski pun aku marah dan benci

Tapi sedikit pun tak mengurangi perasaan yang ada dihati ku

Aku tetap mencintai mu dan selalu menyayangi mu

Selama nya……

Apri 28, 2010

Ariyanto